MU memulai perjalanan di liga champion musim ini dari fase group, dan tergabung di group F, bergabung bersama dengan Sporting lisbon, AS Roma dan Dynamo Kiev. MU mengemas total 16 point dalam fase group, dengan dua kali mengalahkan Dynamo Kiev, 4-2 di Ukraina dan 4-0 di Old Traford, kemudian juga dua kali mengalahkan sporting Lisbon, 1-0 di Portugal dan menang 2-1 dikandang sendiri. Dengan AS Roma, MU menang dikandang 1-0 dan bermain seri 1-1 dikandang Roma.

Pada putaran 16 besar, MU bertemu dengan wakil Prancis Olimpique Lyon, pertemuan pertama berlangsung di Prancis dan juara prancis tersebut bisa menahan imbang MU dengan score 1-1, Carlos Tevez menyumbangkan Gol penting buat MU saat itu, kemudian saat bermain di kandang MU berhasil menang dengan score 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo. Sehingga MU melenggang ke Quarter Final.

Dibabak perempatfinal MU bertemu dengan lawan yang sama seperti musim sebelumnya, juga saingan MU saat masih di fase group yaitu AS Roma, berbekal pengalaman buruk musim lalu ketika dihempaskan MU 7-1, Roma melawat ke Old Traffold, dan MU berhasil menang dengan score 2-0 lewat gol Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney, kemudian saat bertandang ke kandang Roma, MU juga menang dengan score 1-0 dan gol dicetak oleh Carlos Tevez, sehingga MU melaju ke semifinal.

Disemifinal MU bertemu dengan raksasa Spanyol yang diperkuat pemain-pemain kelas satu dunia, seperti Thiery Henry, Lionel Mesy, Samuel Etoo, Ronaldinho. Ketika bermain di kandang Barcelona MU ditahan imbang tanpa gol, kemudian saat main di OLd Traffold MU menang 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Scholes lewat gol jarak jauh yang spektakuler, dengan hasil itu MU pun melenggang ke partai puncak Liga Champion.

Dan dipartai puncak yang berlangsung 21 Mei 2008, permainan berjalan cukup seru dengan silih berganti melancarkan serangan, walaupun sebenarnya MU kelihatan lebih dominan, dan MU berhasil unggul lebih dulu melalui sundulan Cristiano Ronaldo memanfaatkan kerjasama yang cukup bagus antara Paul Scoles dan West Brown. Tapi kemudian Frank Lampard berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, dan score itu bertahan hingga babak perpanjangan waktu ke dua selesai. Sehingga mengharuskan pertandingan dilanjutkan dengan adu pinalti. MU berhasil menang setelah penedang terakhir Nicholas Anelka gagal melakukan eksekusi karena arah bola yang ditendangnya bisa dibaca Van Der Sar, eksekutor pinalti Chelsea yang juga gagal adalah John Terry, sedangkan di pihak MU, Cristino Ronaldo juga gagal mengeksekusi Penalti. Selain menjadi juara Champion musim ini, MU juga menempatkan Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan 8 gol.


Leave a Comment